Sebuah Perjalanan yang Terlupakan

Pagi ini aku mendapatkan tawaran untuk mengisi live streaming IG Campuspedia dan diminta untuk menuliskan profil untuk bahan poster mereka. Karena memikirkan profil apa yang menarik aku mencoba menggali hal apa yang sekiranya "pantas" untuk diceritakan. Aha akhirnya aku mendapatkan sebuah cerita perjalanan sekolahku sejak SD sampai sekarang. Memang bukan cerita yang mengagumkan namun cukup membuatku tertawa dan bersyukur hingga sampai di titik saat ini. Bismillah siap untuk hal - hal yang lebih menantang ke depan hehe. 

Kurang lebih ini lah perjalanan yang terlupakan itu.

Saya Azzam Jihad Ulhaq, mahasiswa Informatika ITS 2017. Alumni MAN Insan Cendekia Serpong 2017. Tempat sekolah saya berpindah-pindah sejak SD. Kelas 1 sampai 3 saya bersekolah di Surabaya, kelas 4 sampai 6 SD saya bersekolah di Sidoarjo, SMP saya bersekolah asrama di Malang dan ketika SMA saya melanjutkan sekolah di Tangerang Selatan yang di mana pada setiap tahapannya saya selalu harus berusaha lebih keras dari sebelumnya.

Ketika pindah sekolah dari Surabaya ke Sidoarjo saya mengalami perbedaan budaya yang sebelumnya tidak kompetitif (tidak ada lomba, tidak ada sistem peringkat dan sebagainya) menjadi kompetitif (ada banyak lomba, ada sistem peringkat kelas dan sebagainya). Dengan perbedaan budaya ini saya berjuang lebih keras dan dengan bantuan orang tua, guru dan teman-teman belajar saya berhasil lulus SD dengan nilai UN yang cukup memuaskan 29.50 tanpa sedikit pun berbuat curang.

Memasuki SMP saya kembali harus berjuang karena SMP yang saya masuki adalah SMP berasrama (Pondok Pesantren Modern) yang menguji kemampuan calon siswanya selain kemampuan akademik juga tentang hafalan surat-surat pendek juz 30. Dikarenakan saya berasal dari SD negeri saya harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan saya dalam pengetahuan Agama agar bisa lolos masuk ke SMP.

Semenjak kelas satu SMP saya sudah punya cita-cita untuk melanjutkan jenjang selanjutnya ke salah satu sekolah terbaik di negeri ini. Oleh karena itu saya mengikuti berbagai kompetisi perlombaan bidang fisika agar memenuhi syarat dan lolos seleksi SMA. Namun, selama tiga tahun saya bekerja keras tidak satupun piala yang saya dapatkan. Hanya berlembar-lembar sertifikat finalis, semi-finalis dan peserta saja yang menumpuk. Berbekal tekad yang sudah bulat, saya tetap mendaftar ke SMA idaman saya dan Alhamdulillah setelah persiapan yang cukup lama saya bisa mengenyam pendidikan SMA saya di salah satu sekolah terbaik negeri ini.


Sekarang saya sedang menjalani perkuliahan  di departemen Informatika ITS. Selain berkuliah saya juga menjadi pengajar olimpiade komputer, mengikuti riset dosen, mengerjakan proyek dan mengikuti beberapa organisasi serta komunitas yang sesuai dengan minat dan bidang saya.

Posting Komentar

Start typing and press Enter to search