"Loh kamu biasanya kalo ke jurusan naik apa?" tanyaku
"Aku sih biasanya jalan he..he.." jawabnya dengan enteng dan membuatku tertegun dan berfikir.
***
Malam ini aku ada jadwal pertemuan dengan kakak wali baruku. Oh iya kakak wali adalah perwakilan dari PH (Pengurus Harian) HMTC (Himpunan Teknik Computer-informatika) yang bertugas mendampingi para mahasiswa baru untuk lebih mengenal himpunan secara mendalam dan merupakan salah satu bagian dari pengkaderan.
Jadwal pertemuan sudah di bahas dari beberapa hari yang lalu yakni mengenai tempat dan waktu pertemuannya. Setelah diskusi akhirnya disepakati tempatnya di sebuah kafe dan waktunya pukul 20.00 WIB. Pertemuan perdana ini bertujuan untuk berkenalan dan sharing-sharing ringan.
Setalah maghrib tadi aku memutuskan pergi ke masjid kampus "Manarul Ilmi" karena ada jadwal mentoring agama namun ternyata sesampainya di masjid aku baru membuka line dan ternyata mentorku gak bisa hadir jadi mentoring hari ini diliburkan. Karena mager pindah tempat lagi alhasil aku memilih untuk sekalian baca al-kahfi mumpung malem jumat juga.
Singkat cerita aku dateng ke acara sekitar jam 21.00 (telat banget ya? wkwk) tapi untungnya acara baru aja di mulai. Setelah aku memesan segelas kopi susu panas aku bergabung ke obrolan. Bahasan kami cukup banyak dan melebar kemana-mana. Toh namanya juga sharing santai buat menjalin kekraban.
Hampir semua yang berkelebat di kepala kami obrolin mulai dari matkul kuliah semester depan, dosen yang baik ngasih nilai maupun ngajarnya, trik dapet nilai bagus dari dosen tertentu, himpunan dan bagian-bagiannya, pengalaman dulu pas jadai maba dan sebagianya.
Setelah ngobrol ngalor-ngidul sana-sini kami akhirnya menyudahi pertemuan malam ini dan kembali ke sarang masing-masing. Kebetulan ada temenku yang gak ada kendaran dan nebeng aku. Meskipun jarak anatar kafe tempat ngumpul dan kosannya jauh dan lewat jalan besar dia gak bawa helm karena emang dia gak punya.
Sesampainya di kosan si ucup (temenku yang nebeng) aku nanya ke dia.
"Loh kamu biasanya kalo ke jurusan naik apa?" tanyaku
"Aku sih biasanya jalan he..he.." jawabnya dengan enteng dan membuatku tertegun dan berfikir.
Selama perjalan pulang aku berfikir dan merefleksikan diri ini. ada satu pertanyaan besar yang mengiang di ruang-ruang kepalaku.
Benarkah aku sudah berjuang keras?
ya aku bertanya ke diriku sendiri apakah aku sudah berusaha seproduktif mungkin dalam hidupku? dan ya aku menemukan banyak sekali hal yang belum aku maksimalkan. Tentu saja aku jauh lebih beruntung dari temanku. aku punya motor dan bisa pergi ke mana saja tanpa ada hambatan jarak yang jauh.
Alhamdulillah Makasih ya Allah kau beri pengingat lagi malam ini. Jadikanlah kami semua hamba-hamba-MU yang selalu memperbaiki diri agar pantas bertemu dengan Engkau. Amin.
20 April 2018.
00.23
Azzam

Posting Komentar